• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Senin, 16 September 2013

Mazzarri, Allenatore Tepat Tukangi Inter

Posted by Odiwijaya on 11.33

Selasa, 17 September 2013 00:16 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Zanetti Tak Bisa Bayangkan Inter Tanpa Moratti

Posted by Odiwijaya on 11.32

Selasa, 17 September 2013 00:32 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Tentara Mesir Serbu Sebuah Kota Kecil, 56 Loyalis Mursi Ditangkap

Posted by Odiwijaya on 11.31

Anggota kepolisian Mesir terlihat bersiaga di salah satu sudut kota Delga yang pada Senin (16/9/2013) diserbu angkatan darat Mesir. | STR / AFPKAIRO, KOMPAS.com - Angkatan Darat Mesir, Senin (16/9/2013), menyerbu kota Delga di Provinsi Minya yang selama lebih dari satu bulan dikuasai kelompok pendukunh Muhammad Mursi dan Ikhwanul Muslimin.

Militer menembakkan gas air mata dan menggeledah rumah-rumah untuk mencari para tersangka pembakar gereja dan peneror warga.

Militer akhirnya menahan sekitar 56 orang dan menyita sejumlah senjata dari para tersangka itu.

Selain itu, militer juga menutup 32 akses keluar masuk kota dan menerapkan jam malam di siang hari.

Kantor berita MENA melaporkan kota Delga yang berpenduduk 120.000 orang itu selama 31 hari dikuasai para loyalis mantan presiden Muhammad Mursi.

Sejak dikuasai kelompok pro-Mursi ini, tiga gereja dibakar, puluhan rumah warga Kristan dihancurkan, dan dua orang pemeluk Koptik dibunuh. Demikian peneliti Inisiatif Mesir untuk Hak Personal, Ishal Ibrahim.

"Setidaknya 100 keluarga pergi meninggalkan kota ini karena khawatir akan keselamatan jiwa mereka," kata Ibrahim lewat akun Twitter-nya.

Penyerbuan kota Delga ini masih merupakan rangkaian operasi pembersihan para pengikut Muhammad Mursi dan Ikhwanul Muslimian yang dilakukan militer sejak menggulingkan Mursi pada 3 Juli lalu.


View the original article here

Pantai Sumba Timur Memang Elok

Posted by Odiwijaya on 11.30

sumba timur,prailiu,megalitik,kubur batu,waingapuPrailiu, dengan keelokan batu megalitik berdimensi lebih tinggi dari kepala manusia. Sekitar tiga kilometer dari kota Waingapu, Sumba bagian timur (R. Ukirsari Manggalani/NGT)

Setelah menilik rumah-rumah tradisional dan pantai elok di Sumba bagian barat, tibalah saatnya bagi Anda untuk menjelajahi Nusa Cendana di sisi timur.  Terdapat beberapa perbedaan arsitektur di kawasan ini dibandingkan kawasan barat, misalnya soal bentuk batuan megalitik.

Bila di Sumba bagian barat (baca juga tulisan kami mengenai Sumba bagian barat) Anda menemui batuan megalitik berbentuk menyerupai meja pendek, maka di Sumba bagian timur dapat dijumpai kubur batu yang tingginya melebihi rata-rata kepala manusia. Contohnya dapat dijumpai di Prailiu, berjarak sekitar tiga kilometer dari pusat kota Waingapu. Bangunan megalitik di sini dilengkapi berbagai patung berbentuk manusia serta aneka satwa.

Salah satu kegiatan yang pantang dilewatkan di Sumba bagian timur adalah menyusuri pesisir pantainya. National Geographic Traveler melakukan perjalanan dengan kendaraan berpenggerak empat roda, melintasi trek off-road termasuk sungai dan lintasan perkampungan demi mendapatkan pemandangan tepi pantai nan menawan.  

sumba timur,tarimbang,pantai,wisata,waingapuPantai Tarimbang yang masih sepi dapat dicapai sekitar empat jam dari Waingapu (R. Ukirsari Manggalani/NGT)

Dari Waingapu kami bergerak ke pesisir selatan menuju pantai Tarimbang lantas kembali lagi, dengan total waktu perjalanan empat jam (berangkat) ditambah sekitar tujuh jam (pulang). Rute melewati Praingkareha yang memiliki titik wisata air terjun Laputi dengan belut raksasa, serta Taman Nasional Gunung Wanggameti.

Selain lintasan aspal dan tanpa aspal, beberapa kali kendaraan membelah sungai kering yang dipenuhi bebatuan aneka ukuran serta muara sungai dengan debit kecil sampai menengah. Trek lainnya adalah ruas yang diapit jurang pada kedua sisi, serta tertutup kabut—tidak jarang turun pada petang hari.

Bagi penyuka kegiatan berselancar, saat berada di Sumba sebelah timur, jangan sampai terlewat untuk mendatangi Baing, lokasi surfing paling kondang, tidak jauh dari Pantai Kallala. Sebuah pengalaman tak terlupakan bagi saya pribadi, karena di sini menginap di East Sumba Resort yang dimiliki David Wyllie, surfer kenamaan asal Australia yang telah bermukim di sini sekitar 40 tahun (baca juga lebih lengkap tentang David Wyllie di artikel berikut).

Sedikit catatan tentang perjalanan di Sumba bagian timur: pemakaian bahan bakar juga perlu dicermati, isi penuh di kota besar Waingapu.
(R. Ukirsari Manggalani)


View the original article here

Manusia, Makhluk Hidup Terakhir di Masa Datang?

Posted by Odiwijaya on 11.29

WASHINGTON - Teknologi. Begitu cepat ia berkembang, begitu deras lajunya. Dengannya, manusia bisa memperpanjang hidup, manusia bisa terbang ke luar angkasa. Tapi juga dengannya, manusia mulai menghancurkan planet Bumi secara perlahan. Bersamaan dengan teknologi yang terus berkembang, bagaimana kehidupan Bumi di masa datang?

Berbagai ilmuwan dari segala bidang dan dari berbagai negara melakukan pertemuan pada 12 September lalu di Library of Congress, Washington, untuk mendiskusikan kemungkinan-kemungkinan masa depan Bumi. Di hari depan, makhluk hidup apa yang mampu dipertahankan oleh manusia? Seperti apa kehidupan jauh di masa datang? Dan akankah manusia memiliki keterikatan jangka panjang dengan teknologi. Para peneliti menyimpulkan, mungkin hanya manusia satu-satunya makhluk hidup yang tinggal di Bumi.

"Yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lain adalah kemampuan beradaptasi yang hebat," kata David Grinspoon, ilmuwan NASA. Grinspoon menambahkan, manusia mungkin tak bisa memprediksikan bagaimana kehidupan di masa datang, tetapi bisa memperkirakannya menggunakan kerangka ilmu pengetahuan, sejarah, dan imajinasi manusia itu sendiri.

Beberapa ilmuwan menggunakan teori anthropocen untuk menjelaskan tentang periode-periode di Bumi dari masa ke masa. Tentang ekosistem planet yang hilang dan yang mampu bertahan hidup. Dari era ke era, manusia adalah makhluk hidup yang sudah ada pada masa pra sejarah dan hidup hingga saat ini.

Satu masalah besar yang dipastikan akan menimpa umat manusia adalah hilangnya keanekaragaman hayati. "Barangkali pada akhirnya kita hanya akan memiliki satu jenis kupu-kupu," David Biello, ilmuwan sekaligus jurnalis dari Amerika mengatakan seperti dikutip LiveScience, Senin (16/9/2013).

Sejauh ini kemampuan manusia untuk beradaptasi dan memodifikasi kebutuhan lingkungannya telah menyalamatkan hingga saat ini. Tapi untuk di masa yang akan datang, manusia harus melihat dirinya sendiri sebagai makhluk hidup satu-satunya di Bumi.

Seorang paleoantropolog sekaligus kurator National Museum of Natural History, Rick Potts, mengatakan manusia membutuhkan lebih banyak tanggung jawab moral. Potts mengaitkan kurangnya tanggung jawab manusia dengan konsep 'the tragedy of the commons, konsep dalam ilmu ekonomi yang menyatakan manusia mengabaikan berbagi sumber daya alam dengan yang lain. Manusia lebih bersikap dan beraksi untuk dirinya sendiri ketimbang tumbuh bersama alam.

"Manusia telah mengubah dunia alam menjadi dunia manusia. Tapi perubahan budaya manusia merupakan fenomena alamiah," pungkas Potts. (amr)


View the original article here

Aroma Perpecahan Petinggi Bayern Munich

Posted by Odiwijaya on 11.28

Selasa, 17 September 2013 00:32 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

"Gerrard Larang Saya Pergi"

Posted by Odiwijaya on 11.27

Selasa, 17 September 2013 00:16 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Search Site