• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Tampilkan postingan dengan label Tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahun. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Tomat tertua berumur 52 juta tahun

Posted by Odiwijaya on 18.37

Jakarta (ANTARA News) � Fosil tomatillo, family tomat tertua dengan usia 52,2 juta tahun, ditemukan di Laguna del Hunco, Argentina.

Laguna del Hunco merupakan kawasan kaya fosil. Danau kuno dengan abu vulkanik memungkinkan paleontolog mendapatkan tahun asal fosil tersebut.

�Kami telah mengumpulkan lebih dari 10.000 fosil dan hanya ada satu yang seperti ini,� kata Peter Wilf, paleobotanist di Penn State University, seperti yang dikutip dari Live Science.

Meski sudah gepeng, buah itu terlihat sama dengan tomat yang ada masa kini. Fosil tomatillo dan tomat modern memiliki kulit tipis dengan lima rangka.

Fosil tomatillo memiliki lebar 23 milimiter. Tomatillo termasuk anggota family Solanaceae, yang membawahi tomat, kentang, dan terung.

Fosil dan bukti genetik menunjukkan Solanaceae berasal dari Amerika Selatan.

Selama ini, hanya fosil biji yang dikaitkan dengan Solanaceae pernah ditemukan di Amerika Selatan.

Kebanyakan fosil buah itu berasal dari Eropa.

Fosil tomat purba tertua, yang hanya sedikit lebih besar dari biji, ditemukan di Amerika Selatan dengan usia 16 juta tahun.

�Ini merupakan fosil pertama yang pernah dilihat dari seluruh family tomat, kentang, dan terung,� kata Wilf.

�Lumayan tua, dan sesuai dengan gagasan bahwa family Solanaceae berasal dari Amerika Serikat,� tambahnya.

Ilmuwan mulai meneliti genome fosil tomat itu pada Mei 2012. Berdasarkan penelitian mereka, tomat itu ada sekitar 60 juta tahun yang lalu.


View the original article here

Senin, 16 September 2013

Seratus Tahun Lalu, �Sriwijaya� Dikira Nama Raja

Posted by Odiwijaya on 12.13

prasasti,kedukan,bukit,sriwijaya,reynold,sumaykuPrasasi Kedukan Bukit yang ditemukan pada tahun 1920 di tepian Sungai Tatang yang mengalir ke Sungai Musi, di kawasan Karanganyar di Palembang saat ini (Reynold Sumayku/NGI).

Saat ini kita mengetahui bahwa Sriwijaya adalah nama suatu kerajaan maritim besar. Namun, seratus tahun lalu, pada 1913, kata “Sriwijaya” dikira merupakan nama seorang raja. Sampai dengan saat itu, kata Sriwijaya tidak dikenal dalam dunia ilmu pengetahuan. Namanya terlupakan selama hampir satu milenium.

Adalah J.H.C. Kern, ahli epigrafi di Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (lembaga pengkajian seni dan ilmu pengetahuan Kerajaan Belanda di Batavia), yang menerbitkan teori tersebut. Pada saat itu Kern sedang mengulas isi prasasti Kotakapur yang menyebutkan kata “Sriwijaya”. Prasasti tersebut ditemukan pada tahun 1892 di pesisir barat Pulau Bangka.

Lima tahun setelah dugaan Kern, pada 1918, barulah kata Sriwijaya berhasil diidentifikasi sebagai nama suatu kerajaan. Hal ini berkat kepandaian George Coedes yang saat itu merupakan Direktur National Library di Bangkok.

Penelitian tentang Sriwijaya terus berjalan. Sejauh ini para ahli umumnya sepakat bahwa kawasan Palembang merupakan pusat Sriwijaya. Setidak-tidaknya pada masa-masa awal kerajaan itu. Dasar pemikirannya adalah isi prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di kawasan Karanganyar, Palembang pada tahun 1920.

Prasasti Kedukan Bukit menyebutkan tiga peristiwa pada tahun 682. Yang pertama, Dapunta Hyang melakukan siddhayatra (perjalanan suci atau ziarah keagamaan). Kedua, Dapunta berangkat bersama armadanya. Ketiga, pendirian permukiman.

Kisah lengkap mengenai Kejayaan Sriwijaya ini bisa Anda simak dalam National Geographic Indonesia edisi Oktober 2013.
(Reynold Sumayku)


View the original article here

Bocah 4 Tahun Diperkosa di Dalam Sebuah Bus Sekolah di India

Posted by Odiwijaya on 12.03

NEW DELHI, KOMPAS.com — Kepolisian Mumbai, India, tengah memeriksa seorang pekerja kebersihan yang diduga memerkosa seorang bocah perempuan berusia empat tahun di dalam sebuah bus sekolah.

Tersangka yang berusia 26 tahun itu ditahan setelah bocah perempuan itu mengaku tersangka mengajaknya duduk di belakang bus sekolah untuk menunjukkan sebuah tipuan sulap.

Polisi mengatakan menerima pengaduan dari orangtua bocah itu. Dalam laporan itu dikatakan, korban dan kawannya yang pertama masuk ke dalam bus pada saat tersangka sedang membersihkan bus itu.

Tersangka kemudian mengancam akan membunuh kedua bocah itu jika mereka mengadukan kejadian tersebut kepada orang lain.

"Tersangka memanggil bocah perempuan itu ke bangku belakang dengan alasan akan ditunjukkan tipuan sulap," kata Inspektur Polisi SK Mohite.

"Lalu tersangka menangkap bocah itu dan memerkosanya," lanjut Mohite.

Mohite menambahkan, bocah perempuan itu sudah menjalani pemeriksaan medis dan dokter memastikan bocah itu mengalami serangan seksual.

"Investigasi terkait masa lalu tersangka sedang berlangsung," tambah Mohite.

Sejumlah laporan mengatakan, insiden yang terjadi di kota Thane, di sebelah utara Mumbai, itu merupakan kejadian kedua tahun ini.

Pada Februari lalu, seorang pembersih bus sekolah ditahan polisi di kota Malad setelah dituduh memerkosa seorang bocah berusia tiga tahun.

Kabar pemerkosaan anak kecil ini muncul hanya beberapa hari setelah empat tersangka pemerkosa seorang mahasiswi New Delhi dijatuhi hukuman mati.


View the original article here

Awet 25 Tahun, Lampu LED Bisa Jadi Pilihan

Posted by Odiwijaya on 11.48

SURABAYA - Kosumsi daya serta masa pakai menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam membeli lampu. Karenanya, Marketing Product Lighting Panasonic Gobel Indonesia Wendi Abadi mengatakan, lampu Light Emitting Diode (LED) bisa jadi alternatif.

Lampu LED bisa dibilang sebagai produk baru. Produk dengan konsumsi daya lebih kecil dan masa pakai puluhan tahun ini dilengkapi teknologi blackbox, yang melindungi sirkuit di dalamnya dari aspek safety saat sedang menyala.

"Masa pakai lampu LED 10 kali lebih lama dari lampu Compact Fluorescent Lamp (CFL), bisa bertahan hingga 25 tahun," ungkap Wendi. 

Sementara itu, Panasonic sendiri telah melepas lampu bohlam LED beberapa ke pasar. Perusahaan menargetkan mampu menjual 200 ribu unit. Tapi kata Wendi, pejualan sudah sudah mencapai 150 persen.

"Diperkirakan akan naik dua kali lipat tahun ini. Market LED diperkirakan tumbuh 16 persen pada 2015 dengan volume 317 juta unit. Potensi indonesia cukup besar dan saat ini masih fokus ke produk konsumen," paparnya kepada Okezone, di Pasuraun, Jawa Tumur, Senin (16/9/2013).

Pasar lampu diakui Wendi masih didominasi penjualan lampu CFL dengan 50 persen, diikuti lampu pijar 40 persen, dan LED 10 persen. "Teknologi LED akan terus berkembang dan kami akan menyiapkan strategi untuk meraih pasar lebih besar," ucapnya.

Saat ini lampu bohlam LED Panasonic tersedia dalam tiga tipe, 5/8/10 watt dan dibanderol Rp50 ribu per unit. Guna meningkatkan penjualan, perusahaan melancarkan program promosi untuk memberikan potongan harga Rp25 ribu.

"Saat ini kami tidak berencana untuk merilis produk lampu bohlam LED terbaru, hanya saja kami akan menambah tipe watt," tandasnya.
(amr)


View the original article here

Search Site