• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Melihat Kondisi Kamp Detensi Imigrasi Lenggeng Di Malaysia

Posted by Odiwijaya on 18.34

Dengan majunya ekonomi Malaysia, seperti pepatah "ada gula ada semut" mengundang banyak perhatian dari para imigran, sebagian diantaranya adalah imigran gelap. Mungkin kita menduga kalau hanya orang Indonesia yang mengadu nasib ke negeri jiran tersebut, namun kenyataannya berbagai ras dan bangsa juga berduyun-duyun ke sana untuk mencari nafkah. Bagi imigran gelap pusat imigrasi adalah penghalang antara mereka dengan tanah impian. Tahukah anda Malaysia memiliki 17 pusat detensi untuk para imigran gelap? Sekarang mari kita melihat kondisi salah satu pusat detensi imigrasi Malaysia di Lenggeng, Negeri Sembilan. Pusat imigrasi Lenggeng berdiri sejak 2009 dibawah Jabatan Penjara Malaysia, dan sekarang menampung sekitar 1200 imigran. Nah sekarang langsung saja kita melihat kondisi para imigran di pusat detensi Lenggeng.








Selasa, 17 September 2013

Lawan Malaysia, Laga Penuh Gengsi

Posted by Odiwijaya on 21.15

SIDOARJO--Pertarungan yang paling melibatkan emosi di AFF U-19 Youth Championship 2013 bakal terhidang di Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (18/9) malam. Indonesia bakal menghadapi seteru klasik Malaysia di pertandingan terakhir fase grup untuk meretas jalur ke babak semifinal.

Tidak hanya soal emosi dan gengsi, baik di dalam maupun luar lapangan, pertarungan ini lebih menarik karena menyangkut hidup-mati Indonesia dan Malaysia di turnamen. Siapa yang tersungkur harus angkat kopor. Praktis pertemuan Garuda Muda dengan Harimau Malaya bakal menjadi partai paling menarik sepanjang AFF U-29.

Indonesia tinggal membutuhkan hasil imbang untuk lolos menyusul Vietnam. Walau cukup dengan hasil imbang, namun bukan pilihan bijak jika hanya mengincar satu angka. Garuda Muda telah menunjukkan progres positif saat mengalahkan Thailand 3-1 dan selayaknya terus ditingkatkan.

Indonesia dalam momentum terbaik untuk membungkam Malaysia, baik dari aspek memtal maupun mutu performa. Tak berlebihan jika Garuda Muda diunggulkan bisa merobohkan Malaysia, sejauh permainan tim bisa lebih ditingkatkan sedikit di atas performa saat lawan Thailand.

Pelatih Indonesia Indra Sjafri mengisyaratkan timnya bakal tetap memburu kemenangan walau hasil imbang sudah cukup. Dia tidak akan mengubah karakter permainan tim maupun strategi yang diusungnya selama turnamen. "Tim ini ingin terus meraih kemenangan. Termasuk saat lawan Malaysia," cetus Indra.

"Tidak ada keinginan untuk mendapatkan hasil imbang. Terpenting saat ini tim harus  lebih fokus dan disiplin. Tidak keburu puas dengan kemenangan lawan Thailand karena posisi Indonesia sama sekali belum aman. Malaysia tetap salah satu kontestan terbaik di turnamen ini," sambungnya.

Indra tak membantah Malaysia menjadi kekuatan yang selalu merepotkan Indonesia di berbagai level timnas, mulai senior hingga junior. "Malaysia harus menang untuk lolos. Posisi itu yang membuat mereka akan berupaya bermain sebaik mungkin. Anak-anak tidak boleh turun kualitas permainannya," tegas Indra.

Formasi 4-3-3 bakal menjadi resep baku Garuda Muda dan tetap dipertahankan saat lawan Malaysia. Hanya saja komposisi berpotensi berubah karena ada beberapa pemain yang sempat cedera yakni Muchlis Hadi Ning dan M Hargianto. Keduanya mengalami cedera minor dan pelatih berharap bisa kembali bermain.

Sebuah kerugian bagi Indonesia jika kehilangan Muchlis yang mencatat satu assist kala mengalahkan Thailand, serta M Hargianto yang sudah nyetel dengan Zulfiandi dan Evan Dimas di lapangan tengah. Harus diakui komposisi tim lawan Thailand lalu menjadi skuad terbaik Garuda Muda.

Indra Syafri juga mematangkan antisipasi lini pertahanan terhadap bola silang yang masih rapuh. Dua laga terakhir lawan Vietnam dan Thailand, dua gol yang bersarang ke gawang Ravi Murdianto menjadi bukti masih limbungnya pemain bertahan dalam menangkal umpan silang lawan.

Malaysia yang berada di ujung tanduk, berhasrat memperbaiki performa secara drastis kala bertemu tuan rumah. Wajib menang disadari bulan pilihan mudah menghadapi tim sekelas Indonesia. Pelatiih Malaysia Aminuddin Hussin menguak timnya kurang begitu maksimal di turnamen tahun ini.

Kendati sebelumnya mengalahkan Brunei Darussalam 5-0, disebutnya itu belum mewakili kualitas terbaik tim Malaysia. "Kami harus bermain sebaik mungkin, bahkan yang terbaik sepanjang turnamen, jika ingin mengalahkan Indonesia. Situasi yang sulit tapi kami akan berusaha keras," ujar Aminuddin.

Secara tradisi, Malaysia selalu menjadi momok bagi Indonesia di berbagai ajang. Namun dia tidak percaya itu bakal terus berlangsung tanpa tekad luar biasa dari pasukannya. "Sekarang tergantung tim yang ada di sini. Malaysia punya rekor bagus lawan Indonesia tapi semua tetap ditentukan di lapangan," lanjutnya.

Adakah pemain Indonesia yang menjadi perhatiannya? "Semua pemain Indonesia bagus, terutama pemain menyerangnya. Kami akan melakukan antisipasi sebaik mungkin karena saya yakin Indonesia tetap akan bermain menyerang. Saya mencoba memanfaatkan kelemahan di lini pertahanan Indonesia," demikian niat Aminuddin.

Ungkapan itu bisa bermakna Malaysia bakal memanfaatkan serangan balik cepat untuk menembus barisan pertahanan Indonesia yang kerapkali kedodoran menghadapi serangan mendadak. Ini bisa menjadi peringatan tersendiri bagi benteng-benteng Garuda Muda.

Perkiraan Susunan Pemain

Indonesia (4-3-3):
Ravi Murdianto (gk), Putu Gede, Fatchurrahman, Hansamu Yama, Sahrul Kurniawan; Evan Dimas, Zulfiandi, M Hargianto; Ilham Udin, Maldini, Muchlis Hadi Ning.

Malaysia (4-4-2)
Amierul Awang (gk), Amirul Hisyam, Syazwan Zaipol, Alif Haikal, Aris Anwar; Thanabalan Nadarajah, Faris Rosli, Nur Shamie Amin, Fauzan Fauzi; Arif Fadzilah, Adam Nor Azlin.

(Kukuh Setiawan/Koran SI/min)


View the original article here

Senin, 16 September 2013

Tinggalkan Persipura, Zah Rahan Pilih Merumput di Liga Malaysia

Posted by Odiwijaya on 11.42

JAKARTA – Persipura Jayapura yang keluar sebagai kampium Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, dipastikan kehilangan Zah Rahan Kranggar pada musim kompetisi mendatang. Untuk mendapatkan pengalaman baru, legiun asing asal Liberia ini memutuskan melanjutkan karirnya di Liga Malaysia.

Zah Rahan sendiri memang sudah sembilan tahun lamanya berkutat di kompetisi Indonesia. Mengawali karir pada tahun 2004 di Persekaba Badung, karir Zah Rahan menanjak saat memperkuat Persekabpas Pasuruan pada perioede 2005/2006. Dan membuatnya diikat Sriwijaya FC (SFC) dari musim 2007 sampai 2010.

Mempersembahkan satu gelar juara ISL pada musim 2007/2008 dan dua gelar Piala Indonesia pada musim 2007/2008 dan 2008/2009 untuk Laskar Wong Kito, julukan SFC, membuat Persipura tertarik memakai jasa Zah Rahan. Pemain kelahiran Monrovia, 28 tahun silam ini pun, diboyong Persipura pada tahun 2010.

Di tim Mutiara Hitam, julukan Persipura, Zah Rahan bisa dibilang mendapatkan segalanya. Bersama klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut, Zah Rahan berhasil memberikan dua gelar ISL. Gelar tersebut diukir Zah Rahan, masing-masing pada musim 2010/2011 dan 2012/2013.

"Tentunya pengalaman di Indonesia sangatlah menyenangkan. Dan saya menikmati kompetisi tersebut. Namun keputusan ini saya lakukan untuk karir saya kedepannya," ungkap Zah Rahan, saat dihubungi wartawan, kemarin.

"Saya akui bermain di Malaysia memliki perkembangan sepakbola yang bagus. Ditambah financial klub yang kuat, didukung dengan sponsor, dan termasuk kesepakatan gaji yang lebih besar. Untuk itulah saya sepakat untuk bermain di klub tersebut selama 1 tahun kedepan," sambungnya.

Walau mengaku akan bermain di salah satu klub Malaysia pada musim mendatang, Zah Rahan belum mau terus terang dimana dirinya akan berlabuh. Akan tetapi tersiar kabar, jika Zah Rahan memperkuat Felda United atau Johon Darul Takzim di liga Malaysia pada musim mendatang.

“Terima kasih untuk suporter yang selalu mendukung saya saat bermain. Khususnya untuk para suporter Persipura. Tapi kedepannya, saya sama sekali tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain di kompetisi Indonesia,” tutup Zah Rahan, yang sempat mencatatkan dirinya sebagai pemain terbaik ISL di musim 2007/2008. (Decky Irawan Jasri/Koran SI/min)


View the original article here

Search Site