• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hewan. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Lima Hewan yang Dinaungi Mitos (II)

Posted by Odiwijaya on 11.49

Dua dari lima hewan yang namanya dikaitkan dengan mitos sudah disebutkan dalam tautan ini. Berikut tiga hewan lain yang dinaungi oleh mitos.

Kunang-kunang
Meski dalam dunia modern sudah diketahui mengenai bioluminesensi, hewan yang membawanya masih membuat kita terpesona. Ini pula yang membuat nama kunang-kunang (lightning bug) sebagai simbol keberuntungan.

Rumah yang disinggahi kunang-kunang dimitoskan akan mendapat nasib baik, tamu yang tidak terduga. Bahkan, jika ada lebih dari satu kunang-kunang, maka itu pertanda akan ada adanya pesta atau pernikahan.

Keyakinan di Jepang menyebut kunang-kunang di festival musim panas merupakan pertanda ia terisi jiwa dari pejuang yang tewas. Sebaliknya, jika Anda membunuh kunang-kunang, bersiaplah menerima nasib tidak enak.

Dalam sebuah peninggalan Scott County Historical Society di Virginia, Amerika Serikat, dituliskan jika Anda membunuh kunang-kunang, maka bersiaplah tersambar petir (lightining) di badai yang akan datang.

Tapi pada faktanya, kunang-kunang bukanlah makhluk magis. Cahaya yang dihasilkan merupakan produk dari organ di bawah perutnya, di mana oksigen dikombinasikan dengan kimia luceferin.

taeniopygia guttata,burung,zebra finchBarisan burung zebra finch (Taeniopygia guttata)

Burung terbang dalam rumah
Kisah lama menyebutkan bahwa burung yang terbang dalam rumah membawa celaka. Komedian AS Lucille Ball memercayai mitos ini karena ada burung yang terbang dalam rumah ketika ayahnya wafat.

Setelah kejadian itu, Ball menderita ornithophobia (ketakutan pada burung) parah sehingga gambar burung pun tidak boleh ada di kamar hotelnya. Dan, jika Anda sudah menyaksikan film produksi Hollywood, Conjuring, maka Anda pasti sudah menyaksikan mitos buruk burung yang mati menerjang dinding rumah dan jendela mobil.

Namun dalam pemaparan The Massachusetts Audobon Society, disebutkan bahwa burung menabrak dinding atau kaca karena mereka melihat bayangannya sendiri. Atau burung-burung itu mengira bayangan mereka adalah individu lain yang harus diusir.

Kodok
Kodok disukai anak-anak karena mereka kecil, terlihat menggelikan, meloncat seperti kelinci, dan membuat suara unik. Jika Anda berminat, juga bisa mengoleksi berudu untuk melihat transformasi hidupnya.

Perubahan dramatis bentuk kodok ini, dari berudu hingga kodok dewasa, membuatnya sebagai subjek magis. Maka itu kodok sering terlihat dan tergambar dalam berbagai film dan literatur mengenai penyihir. Mitos paling ternama adalah jika Anda menyentuh kodok, maka akan menyebabkan kutil. Tapi faktanya, kutil disebabkan virus, biasanya HPV.

Sebelumnya: Lima Hewan yang Dinaungi Mitos (I)
(Liz Langley)


View the original article here

Lima Hewan yang Dinaungi Mitos (I)

Posted by Odiwijaya on 11.35

Pekan lalu dijelaskan mengenai takhayul Jumat tanggal 13 (Friday the 13th) dan asal-muasal penyebutannya. Berikut adalah lima hewan yang diselimuti oleh mitos hingga kadang mengaburkan fakta yang sebenarnya.

Kumbang death-watch
Pada tahun 1700-an, Jonathan Swift menulis puisi mengenai kumbang death-watch (Xestobium ruffovillosum). Nama fauna ini kembali muncul dalam dunia modern ketika disebutkan dalam novel Practical Magic hasil tulisan Alice Hoffman.

Kumbang ini digambarkan menimbulkan bunyi ketuk sebelum matinya sebuah karakter (orang). Sehingga kemunculan bunyi dari fauna ini memunculkan ketakutan.

Tapi pada kenyataannya, bunyi ketuk dari kumbang ini merupakan bunyi kepalanya yang dibenturkan ke tembok dengan harapan bisa menarik lawan jenis. Selain itu, kumbang ini diketahui bersarang dan makan di kayu hingga dikenal mampu merusak strukturnya.

Namun demikian, mitos yang menaunginya membuat populasi kumbang ini beruntung, di mana ia merupakan salah satu ordo serangga terbesar di dunia.

albatrossAlbatross beralis hitam di Pulau South Georgia dekat Antarctika. (Dave G. Houser/Corbis Photograph by Dave G. Houser, Corbis/National Geographic News)

Albatross
Burung laut besar ini merupakan subjek takhayul kesukaan para pelaut karena dianggap membawa nasib baik.

Menurut para pengarung samudra, kebiasaan burung albtaross terbang di sebelah kapal yang berlayar berarti mereka berisi para pelaut yang tenggelam. Maka itu membunuh burung ini dianggap membawa sial.

Dalam rima The Ancient Mariner karangan Samuel Taylor Coleridge, disebutkan pelaut yang menembak mati albatross, diwajibkan memakai bangkainya sebagai hukuman. Sedangkan pada tahun 1959, sebuah kapal yang tidak disebutkan namanya, diguncang mogok para krunya setelah burung albatross yang jadi muatannya mati dalam kandang.

Tiga hewan lainnya yang dinaungi mitos bisa Anda simak di tautan ini.
(Liz Langley)


View the original article here

Search Site