Selasa, 17 September 2013 17:05 WIB
Sorry, I could not read the content fromt this page.
SLIDER-1-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]
SLIDER-2-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]
SLIDER-3-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]
SLIDER-4-TITLE-HERE
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]
Selasa, 17 September 2013 17:05 WIB
Sorry, I could not read the content fromt this page.
Julie Bishop menjadi satu-satunya menteri perempuan dalam kabinet bentukan PM Australia yang baru Tony Abbott. | AFPCANBERRA, KOMPAS.com — Perdana Menteri baru Australia, Tony Abbott, Senin (16/9/2013), mengumumkan susunan kabinet pemerintahannya. Namun, susunan kabinet ini langsung mendapat kritik karena hanya memasukkan satu perempuan di dalamnya. Satu-satunya menteri perempuan itu adalah Julie Bishop, yang diposisikan sebagai menter luar negeri dalam kabinet yang terdiri atas 19 orang menteri itu.
Abbott, yang memenangkan pemilihan umum pada 7 September lalu itu, mengaku juga kecewa karena hanya sedikit perempuan yang ada di dalam kabinetnya.
"Banyak perempuan berbakat yang layak duduk di kabinet dan kementerian," kata Abbott.
"Sehingga saya pikir di masa depan akan semakin banyak perempuan duduk di kabinet dan kementerian," lanjut Abbott.
Meski berusaha menyampaikan alasannya, keputusan Abbott yang membentuk kabinet minim perempuan itu tetap mendapat kritik tajam.
"Kabinet Afganistan saat ini memiliki jumlah menteri perempuan lebih banyak dibanding Australia," kata ketua sementara Partai Buruh Chris Bowen.
Sementara itu, Senator Sue Boyce, anggota Partai Liberal pimpinan Abbott, mengatakan, jumlah menteri perempuan yang sangat minim saat ini merefleksikan masalah di dalam partai yakni perempuan sulit mendapatkan promosi.
"Sangat memalukan dan mengejutkan. Statistik ini akan terus mencoreng kemenangan dalam pemilu," ujar Boyce.