• SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Tampilkan postingan dengan label Alasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alasan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

Perbedaan Visi, Alasan Ancelotti Tinggalkan PSG

Posted by Odiwijaya on 21.41

MADRID - Banyak beragam alasan yang beredar soal kepindahan Carlo Ancelotti dari Paris Saint-Germain (PSG) ke Real Madrid. Hingga akhirnya, Ancelotti mengungkapkan alasannya meninggalkan klub asal Prancis tersebut.

Pelatih berusia 54 tahun ini sukses membawa PSG meraih gelar juara Ligue 1 musim lalu, di mana kondisi tersebut membuat Madrid terpincut. Terlebih, El Real harus ditinggal pergi Jose Mourinho ke Chelsea.

Akhirnya, pelatih kenamaan asal Italia ini pun menerima pinangan dari Madrid. Tak sedikit yang menilai Ancelotti memang lebih tertarik dengan nama besar Los Blancos, akan tetapi Ancelotti membantahnya.

Ia mengatakan bahwa dirinya sudah tak memiliki visi yang sama dengan manajemen PSG. Kondisi itulah yang membuat Ancelotti tak merasa nyaman kembali berada di klub Ibu Kota Prancis tersebut.

“Semua orang berpikir saya meninggalkan PSG karena Real Madrid, tapi ini tidak benar, Saya membuat keputusan itu saat saya mengalami situasi yang rumit di PSG,” ungkap Ancelotti seperti dikutip Goal.

“Enam bulan pertama sangat nyaman, tapi setelah satu tahun saya menyadari bahwa manajemen telah mengubah sudut pandang mereka. Sudah tak ada lagi proyek, yang ada hanya meraih hasil bagus secepatnya,” sambungnya.
(min)


View the original article here

Pilih Atletico, Ini Alasan Villa

Posted by Odiwijaya on 21.29

Selasa, 17 September 2013 17:28 WIB

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Senin, 16 September 2013

Ini Alasan iPhone 5C Dibanderol Mahal

Posted by Odiwijaya on 11.57

CALIFORNIA - Smartphone yang sebelumnya ramai diberitakan sebagai iPhone murah keluaran Apple, iPhone 5C, mendapat banyak cibiran dari berbagai kalangan karena banderol harganya yang tak benar-benar murah. Namun Apple memiliki alasan tersendiri mengapa tak mematok iPhone 5C dengan harga yang murah.

iPhone berbahan dasar plastik ini tadinya diharapkan akan memiliki nasib yang sama dengan produk iPod mini. Apple mengeluarkan iPod mini dengan bentuk dan harga yang jauh lebih murah dan mendapatkan atensi yang baik dari publik. Berbeda dengan iPhone 5C yang memiliki harga Rp6 jutaan.

Seperti dilansir dari CNet, Senin (16/9/2013), Apple memiliki alasan tersendiri mengapa membanderol iPhone plastik hingga Rp6 jutaan.

Apple yang tak memproduksi generasi lanjutan dari seri iPod mungkin menjadi satu alasan. Sebagaimana tradisi yang sudah lama dijalankan oleh perusahaan besutan mendiang Steve Jobs, Apple biasanya akan merilis iPod terbaru pada bulan September.

Barangkali laporan penjualan iPod yang menurun sebanyak 32 persen dari tahun ke tahun adalah sebab mengapa Apple tak membuat suksesor terbaru. Lebih lagi, penjualan iPod pada 2007 hingga 2012 hanya mencapai 80 juta unit. Berbeda jauh dengan penjualan iPhone pada periode yang sama dengan jumlah 244 unit.

Alasan kedua adalah karena para anak-anak dan remaja di Amerika Serikat (AS) yang menggunakan iPod mengalihkan minatnya pada iPhone. Berdasarkan survei, para orang tua di AS sudah menghadiahkan anak-anaknya ponsel pintar. Dan dalam satu keluarga dengan dua anak bisa mengalokasikan dana yang cukup banyak untuk membayar paket data, yakni hingga Rp400-460 ribu per bulan.

Anak-anak dan remaja pengguna smartphone pun meningkat dari 23 persen pada 2011 menjadi 37 persen saat ini. Berdasarkan laporan ini, tentunya berbisnis iPhone yang menggunakan layanan operator telekomunikasi lebih menguntungkan ketimbang memproduksi iPod yang tak membutuhkan kartu sim. Bisa jadi iPhone 5C adalah program Apple untuk menggantikan generasi terbaru dari iPod Touch. (amr)


View the original article here

Search Site